Senin, 28 Desember 2015

softskill

 MODEL DATA RELASIONAL



KATA PENGANTAR
         Bismillahirrahmanirrahim. Puji syukur penulis hatur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat-nya sehingga ini dapat terwujud. Untuk itu penulis sampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi.
Harapan penulis, makalah ini dapat memberi tuntunan konseptual yang praktis bagi mereka, baik praktisi maupun mahasiswa dalam memahami basis data. Penulis menyadari, isi maupun cara penyampaian makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari para membaca sehingga penulis bisa mengembangangkan buku ini menjadi lebih baik.



Bekasi, 27 Desember 2015












DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
BAB II. PEMBAHASAN
1.1    PENGERTIAN MODEL DATA RASIONAL DAN CONTOH TABEL
1.2    KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN MODEL ENTITY RELATIONSHIP
1.3    ISTILAH DALAM MODEL RELATIONAL
1.4    RELATIONAL KEYS
1.5    RELASINAL INTEGRITY RULES
1.6    BAHASA PADA MODEL DATA RELASIONAL
BAB III. KESIMPULAN
BAB IV. PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
















BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan didalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah dan mengambil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data.
Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan. Dalam pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan data. Kehadiran basis data dapat meningkatkan Daya saing perusahaan tersebut.     Basis data dapat mempercepat upaya pelayanan kepada pelanggan, menghasilkan informasi dengan cepat dan tepat sehingga membantu pengambilan keputusan untuk segera memutuskan suatu masalah berdasarkan informasi yang ada. Banyak aplikasi yang dibuat dengan berlandaskan pada basis data antara lain semua transaksi perbankan, aplikasi pemesanan dan penjadwalan penerbangan, proses regristasi dan pencatatan data mahasiswa pada perguruan tinggi, aplikasi pemrosesan penjualan, pembelian dan pencatatan data barang pada perusahaan dagang, pencatatan data pegawai beerta akrifitasnya termasuk operasi penggajian pada suatu   perusahaan, dan sebagainya. Beberapa informasi pada perusahaan retail seperti jumlah penjualan, mencari jumlah stok penjualan, mencari jumlah stok yang tersedia, barang apa yang paling lakudijual pada bulan ini, dan berapa laba bersih perusahaan dapat diketahui dengan mudah dengan basis data. Pada perpustakaan, adanya aplikasi pencarian data buku berdasarkan judul, pengarang atau kriteria lain dapat mudah dilakukan dengan basis data. Pencarian data peminjam yang terlambat mengembalikan juga mudah dilakukan sehingga bisa dibuat aplikasi pembuatan surat berdasarkan informasi yang tersedia.







BAB II
PEMBAHASAN

Model Data Relasional (Relational), merupakan model data yang paling populer saat ini. Menggunakan model berupa tabel berdimensi dua yang disebut relasi atau tabel. Memakai kunci tamu (foreign key) sebagai penghubung dengan tabel lain.

1.1  PENGERTIAN MODEL DATA RASIONAL DAN CONTOH TABEL
Terdapat beberapa cara untuk menangani atau memodelkan data diantaranya adalah :
1. Model Relational :
Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan oleh sejumlah tabel dan masing-masing tabel terdiri dari beberapa kolom yang namanya unique. Model ini berdasarkan notasi teori himpunan (set theory), yaitu relation.
Contoh :







2.Model Jaringan :
Model dimana data dan hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan links. Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya yaitu network model menyusun record-record dalam bentuk graph dan menyatakan hubungan cardinalitas 1:1, 1:M dan N:M
Contoh :



3.Model Hirarki
Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan link (pointer), dimana record-record tersebut disusun dalam bentuk tree (pohon), dan masing-masing node pada tree tersebut merupakan record/grup data elemen dan memiliki hubungan cardinalitas 1:1 dan 1:M
Contoh :


Diantara tiga model tersebut model Relasional adalah yang paling sering dipakai. Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna, serta merupakan model yang paling populer saat ini. Model ini menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua ( yang disebut relasi atau tabel ), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut.Basisdata relational adalah sekumpulan tabel-tabel yang memiliki hubungan relasi secara matematika dan logika. Hubungan relasi antar tabel pada umumnya berupa query, yakni tata aturan relasi yang sudah disusun berdasarkan desain dan teknik basis data tertentu yang digunakan. Query menjelaskan hubungan antar tabel secara matematika dan logika. Query terdiri dari operasi-operasi matematika dan logika yang diterapkan pada sekumpulan tabel.

1.2 KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN MODEL ENTITY RELATIONSHIP
Keuntungan model data entity relationship :
Secara konseptual sangat sederhanaGambaran secara visualAlat bantu komunikasi lebih efektifTerintegrasi dengan model basis data relasional
Kerugian model entity relationship :
Gambaran aturan-aturan terbatasGambaran relasi terbatasTidak ada bahasa untuk memanipulasi dataKehilangan isi informasi
1.3 ISTILAH DALAM MODEL RELATIONAL
a) Relasi :
Relasi merupakan sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris. Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dengan yang lainnya.
b) Atribut :
Atribut merupakan kolom pada sebuah relasi. Setiap entitas pasti memiliki aribut yang mendeskripsikan karakter dari entitas tersebut. Penentuan atau pemilihan atribut-atribut yang relevan bagi sebuah entitas merupakan hal penting dalam pembentukan model data.
c) Tuple :
Tuple merupakan baris pada sebuah relasi atau kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi tentang seseorang, misalnya : NPM, nama mahasiswa, alamat, kota, dll.
d) Domain : 
Kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih atribut
e) Derajat (degree) : 
Jumlah atribut dalam sebuah relasi
f) Cardinality : 
Jumlah tupel dalam sebuah relasi  

1.4 RELATIONAL KEYS
a) Super key Satu atribut / kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tuple di dalam relasi Candidate key Suatu atribut atau satu set minimal atribut yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesifik dari entitas. Atribut di dalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik. Satu set minimal dari atribut menyatakan secara tak langsung dimana kita tidak dapat membuang beberapa atribut dalam set tanpa merusak kepemilikan yang unik.
b) Primary key Merupakan satu atribut atau satu set minimal atribut yang tidak hanya mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesifik, tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entitas. Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tuple secara unik dalam relasi. Setiap kunci candidate key punya peluang menjadi primary key, tetapi sebaiknya dipilih satu saja yang dapat mewakili secara menyeluruh terhadap entitas yang ada.
c) Alternate key Merupakan candidate key yang tidak dipakai sebagai primary key atau Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key.
d) Foreign key (Kunci Tamu) Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa. Kunci tamu ditempatkan pada entitas anak dan sama dengan primary key induk direlasikan.

1.5 RELASINAL INTEGRITY RULES
a)  Batasan  Batasan Integritas ( Integrity Constraints)
Pada Batasan suatu Relasi Ditetapkan ketika schema didefinisikan dan dicek ketika relasi-relasi dimodifikasi atau dimanipulasi seperti penambahan , pengubahan , penghapusan dan pencarian / menampilkan data.




b) Aturan Integritas Relational
Null : Merupakkan Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut.Entity Integrity : yaitu tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null.Referential Integrity : adalah garis yang menghubungkan antara satu tabel dengan tabel lain.
1.6 BAHASA PADA MODEL DATA RELASIONAL
Menggunakan bahasa query pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi terbagi 2, yaitu:
1.) Bahasa Formal :
Bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan symbol-simbol matematis.
Contohnya: Aljabar Relasional dan Kalkulus Relasional.
a. Aljabar Relasional
Bahasa query procedural, pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan      bagaimana untuk mendapatkannya.
b. Kalkulus Relasional
Bahas query non-prosedural, pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk menapatkannya. Terbagi 2:
1. Kalkulus Relasional Tupel
2. Kalkulus Relasional Domain
2.) Bahasa Komersial
Bahasa query yang dirancang sendiri oleh programmer menjadi suatu program aplikasi agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user friendly).
Contohnya:
a. QUEL
Berbasis pada bahasa kalkulus relational
b. QBE
Berbasis pada bahasa kalkulus relational

BAB III

KESIMPULAN
Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis objek atau model data berbasis record. Bahasa query formal dan komersial adalah bahasa pada model data relasional, yang mana model data relasional merupakan salah satu dari model data berbasis record. Agar terciptanya basis data, maka butuh proses pembuatan.      Langkah-langkah yang dapat diambil dalam perancangan basis data sebagai berikut: mendefinisikan kebutuhan data, rancangan konseptual, rancangan implementasi, rancangan fisik, langkah perbaikan. Suatu teknik untuk mengorganisasikan data ke dalam tabel-tabel untuk memenuhi kebutuhan pemakai di dalam suatu ogranisasi disebut normalisasi. Tujuan normalisasi: untuk menghilang kerangkapan data, untuk mengurangi kompleksitas, untuk mempermudah pemodifikasian data. Sedangkan Tahapan normalisasi: bentuk tidak normal, bentuk normal pertama (1NF), bentuk normal kedua (2NF), bentuk normal ketiga (3NF), bentuk normal boyce-codd (BCNF), bentuk normal keempat (4NF), bentuk normal kelima.

























BAB IV
PENUTUP
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan  kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.


















DAFTAR PUSTAKA
Sumber:
fauzul, kabir. konsep sistem basis data.
http://fauzult.blogspot.com/2012/01/tugas-makalah-basis-data.html (di akses tanggal 13 januari 2012)
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_basis_data (di akses tanggal 13 januari 2012)
http://fauzult@blogspot.com
http://ekochayoo84.blogspot.com/2012/10/model-data-relasional_9.html

Kamis, 07 Mei 2015

tugas ke 7 pendidikan kewarganegaraan

Apa pandangan kalian perpolitikan Indonesia
Menurut saya politik di Indonesia masih banyak yang korupsi masih banyak yang melanggar Seharusnya bisa bersikaf baik dan lebih adil lagi

Sabtu, 25 April 2015

ketahanan nasional

Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar, untuk menjamin identitas, integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negar serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini :

Ø Ketangguhan

Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan, kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya.

Ø Keuletan

Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan.

Ø Identitas

Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk, sejarah, pemerintahan, dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya.

Ø Integritas

Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah, baik bersifat potensional maupun fungsional.

Ø Ancaman

Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual, kriminal dan politis.

Ø Hambatan dan gangguan

Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional.

Sumber
https://emperordeva.wordpress.com/about/ketahanan-nasional/

Selasa, 21 April 2015

arah pandang tujuan dan implementasi wawasan nusantara

A.      Arah Pandang Wawasan Nusantara


Dalam arah pandang wawasan nusantara dibagi menjadi 2, yaitu kedalam dan keluar dalam hal ini di pengaruhi oleh latar belakang budaya, sejarah, kondisi dan konstelasi geografi dengan memperhatikan perkembangan lingkungan.

  

1.    Arah pandang wawasan nusantara ke dalam

Mengandung makna bahwa bangsa indonesia harus peka dan berusaha dalam mencegah dan mengatasi faktor-faktor yang menyebabkan suatu konflik bangsa dan harus dapat memelihara persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan tunggal ika. Dalam arah pandang ke dalam memiliki tujuan mewujudkan suatu persatuan dan kesatuan dalam kehidupan nasional, baik dalam aspek alamiah atau aspek sosial.


2.    Arah pandang wawasan nusantara ke luar

Mengandung makna bahwa dalam kehidupan internasional bangsa indonesia harus berusaha dalam menjaga kepentingan nasional untuk semua aspek kehidupan agar dapat menciptakan tujuan nasional yang tertera dalam pembukaan UUD 1945.

Dalam arah pandang keluar memiliki tujuan untuk menjaga dan menjaminnya kepentingan nasional didalam dunia ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia, yang didasarkan kepada kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial dengan adanya kerjasama dan sikap yang saling menghormati. Dalam hal ini bahwa kehidupan bangsa indonesia harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasionalnya dalam aspek ekonomi, politik, sosial budaya untuk mempertahankan dan menciptakan suatu tujuan nasional yang sesuai dengan pembukaan UUD 1945.



B.       Tantangan Dalam Wawasan Nusantara


1.    Pemberdayaan Masyarakat


Kondisi nasional (pembangunan)yang tidak merata mengakibatkan keterbelakangan dan ini merupakan ancaman bagi integritas. Pemberdayaan masyarakat diperlukan terutama untuk daerah-daerah tertinggal. Kondisi tersebut menimbulkan kemiskinan dan kesenjangan social di masyarakat, apabila kondisi ini berlarut-larut masyarakat di daerah tertinggal akan berubah pola piker, pola sikap dan pola tindak, mengingat masyarakat sudah tidak berdaya dalam aspek kehidupannya. Hal ini merupakan ancaman bagi tetap tegak dan utuhnya NKRI. Dikaitkan dengan pemberdayaan masyarakat maka diperlukan prioritas utama pembangunan daerah tertinggal, agar masyarakat dapat berperan dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan diseluruh aspek kehidupan, yang di dalam pelaksanaannya diatur dengan UU RI No. 22 Tahun 1999 tentang pemerintahan daerah.


2.    Dunia Tanpa Batas

Kenichi Omahe dalam bukunya “Borderless Word” dan “The End of Nation State” menyatakan : dalam perkembangan masyarakat global, batas-batas wilayah negara dalam arti geografi da politik relative masih tetap, namun kehidupan dalam satu negara tidak mungkin dapat membatasi kekuatan global yang berupa informasi, investasi, industri dan konsumen yang makin individual. Untuk dapat menghadapi kekuatan global suatu negara harus mengurangi peranan pemerintah pusat dan lebih memberikan peranan kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Perkembangn iptek dan perkembangan masyarakat global dikaitkan dengan dunia tanpa batas dapat merupakan tantangan wawasan nusantara, mengingat perkembangan tersebut akan dapat mempengaruhi masyarakat Indonesia dalam pola piker, pola sikap dan pola tindak di dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara.


3.    Era Baru Kapitalisme


a.    Sloan dan Zureker

Dalam bukunya yang berjudul “dictionary Of economics”, menyebutkan tentang kapitalisme adalah system ekonomi yang didasarkan atas hak milik swasta atas macam-macam barang dan kebebasan individu untuk mengadakan perjanjian dengan pihak lain dan untuk berkecimpung dalam aktivitas-aktivitas ekonomi yang dipilihnya sendiri berdasarkan kepentingan sendiri serta untuk mencapai laba guna diri sendiri. Di era baru kapitalisme bahwa system ekonomi untuk mendapatkan keuntungan dengan melakukan aktivitas – aktivitas secara luas dan mencakup semua aspek kehidupan masyarakat, sehingga di dalam system ekonomi diperlukan strategi baru yaitu adanya keseimbangan.


b.    Lester Thurow

Dalam bukunya yang berjudul “The Future Of Capitalism”, ditegaskan antara lain bahwa untuk dapat bertahan dalam era baru kapitalisme harus membuat strategi baru yaitu keseimbangan antara paham individu dan paham sosialis. Dikaitkan dengan era baru kapitalisme tidak terlepas dari globalisasi, maka negara-negara kapitalis yaitu negara-negara maju dalam rangka mempertahankan eksistensinya di bidang ekonomi menekankan negara-negara berkembang dengan isu global yang mencakup demokratisasi, HAM dan lingkungan hidup.

Strategi baru yang ditegaskan oleh Thurow pada dasarnya telah tertuang dalam falsafah bangsa Indonesia yaitu pancasila yang mengamanatkan keharmonisan kehidupan yang serasi, selaras dan seimbang antara individu, masyarakat, bangsa, manusia dan dalam semesta serta penciptanya.


c.    Kesadaran Warga Negara

1)      Pandangan bangsa Indonesia tentang hak dan kewajiban.

Bangsa Indonesia melihat bahwa hak tidak terlepas dari kewajiban, maka manusia indnesia baik sebagai warga negara maupun sebagai warga masyarakat, mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. Hak dan kewajiban dapat dibedakan namun tidak dapat dipisahkan, karena merupakan satu kesatuan tiap hak mengandung kewajiban dan demikian sebaliknya, kedua-duanya merupakan dua sisi dari mata uang yan sama. Negara kepulauan Indonesia didasarkan atas paham negara kesatuan, menempatkan kewajiban di muka sehingga kepentingan umum atau masyrakat, bangsa dan negara harus didahulukan dari kepentingan pribadi atau golongan.

2)      Kesadaran bela negara

Pada waktu merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia menunjukan kesadaran bela negara yang optimal, dimana seluruh rakyat bersatu padu berjuang tanpa mengenal perbedaan, tanpa pamrih dan tidak kenal menyerah yang ditunjukan dalam jiwa heroism dan patriotism karena senasib sepenanggungan dan setia kawan melalui perjuangan fisik untuk mengusir penjajah demi merdeka. Di dalam mengisi kemerdekaan perjuangan yang dihadapi adalah perjuangan nonfisik yang mencakup seluruh aspek kehidupan, khususnya untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan social, memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme, menguasai IPTEK, meningkatkan kualitas SDM guna memiliki daya saing / kompetitif, transparan dan memelihara serta menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Di dalam perjuangan nonfisik secara nyata bela negara mengalami penurunan yang sangat tajam bila dibandingkan dengan perjuangan fisik, hal ini dapat ditinjau dari kurangnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan adanya beberapa daerah yang ingin memisahkan diri dari NKRI, sehingga mengarah keintegrasi bangsa.


C.      Implementasi Wawasan Nusantara


Implementasi wawasan nusantara sentiasa berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh sebagai berikut :


1.    Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan politik, akan menciptakan iklim
penyelenggara negara yang sehat dan dinamis.

2.    Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan ekonomi, akan menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

3.    Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya, akan menciptakan
sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui,menerima dan menghormati segala bentuk
perbedaan atau kebhinekaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia sang pencipta.

4.    Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan hankam, akan menumbuh-kembangkan kesadaran cinta tanah air dan bangsa yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela negara pada setiap warga negara indonesia.


Tanggapan Penulis      :


Arah pandang wawasan nusantara terdiri dari dua arah pandang,  yaitu arah pandang kedalam artinya bahwa kita harus melihat dan peka dengan keadaan atau konflik-konflik dalam negeri dan selalu memiliki tujuan untuk mewujudkan suatu persatuan dan kesatua. Sedangkan arah pandang ke luar yaitu sebaliknya bagaimana menempatkan negara Indonesia di seluruh negara lainnya yang saling menghormati dan Indonesia harus mampu mengamankan kepentingan nasionalnya. Tantangan wawasan nusantara yaitu lebih ke suatu individu yang selalu mementingkan pribadinya sendiri sehingga mendekatakan pada aturan yang tidak terbatas dan karena dukungan era kapitalisme juga negara-negara berkembang akan terus tertekan karena eksistansi mereka. Implementasi wawasan nusantara senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara menyeluruh sehingga apabila implementasi yang di lakukan mengarah terhadap yang positif tidak menyangkut kemungkinan wawasan nusantara akan dapat terus berkembang.


Sumber            :

http://linaanggreni.blogspot.com/2013/04/asas-arah-pandang-wawasan-nusantara.html

https://coecoesm.wordpress.com/2013/05/01/tantangan-dalam-wawasan-nusantara/

http://andrifauzi.blogspot.com/2013/04/tantangan-implementasi-wawasan-nusantara.html

Sabtu, 11 April 2015

syarat variabel dan konstanta dan conyohnya

Pengertian dan Penjelasan Konstanta dan Variabel di Microsoft Visual Basic 6.0  adalah suatu tempat untuk menampung data yang nilainya selalu berubah. Sedangkan konstanta adalah suatu tempat untuk menampung data yang nilainya selalu tetap dan tidak pernah berubah. 

1.  Aturan Penamaan Konstanta & Variabel 
o  Harus diawali huruf. 
o  Boleh terdiri dari huruf, angka, dan garis bawah. 
o  Maksimal 255 karakter. 
o  Tidak boleh menggunakan reserved word. 

2.  Deklarasi Konstanta & Variabel 
Deklarasi konstanta 
Bentuk umum : 
[Public | Private] Const nama_konstanta [AS tipe_konstanta] = eksplisit 
Contoh : 
Public Const POTONGAN = 0.05 
Const NAMAPERSH = “PT ABC” 
Contoh penggunaan dalam program 

Const HARGA As Currency = 1000 
Dim Biaya As Currency 
Dim Jumlah As Integer 
… ‘proses 
Biaya = HARGA * Jumlah 
… ‘proses 



Deklarasi variabel 
Bentuk umum : 
Dim <nama_variabel> [AS <tipe_variabel>] 

Pendeklarasian varibel ada 2 jenis : 
1)  Deklarasi Eksplisit 
Untuk mendeklarasikan nama variabel beserta tipe datanya pada awal 
procedure (menempatkan alokasi nama variabel didalam memori), contohnya 
sebagai berikut : 
Dim Nama as String 
Dim Alamat as String *3 0 
Dim Gaji as Long 

2)  Deklarasi Implisit  
Untuk mendeklarasikan nama variabel beserta tipe datanya dan langsung 
mengisi nilai variabelnya (menempatkan alokasi nilai variabel langsung 
didalam memori), contohnya sebagai berikut : 
Nama$ = “ Adi ” 
Alamat$ = “ Kelapa Gading ” 
Gaji$ = 1750000 

3.  Ruang Lingkup Konstanta & Variabel 
Ruang lingkup konstanta atau variabel  adalah ruang atau daerah dimana konstanta atau variabel yang dibuat dikenal (dapat dipakai) biasanya juga berhubungan dengan umur (waktu hidup) konstanta atau variabel. Ada variabel yang dikenal diseluruh bagian program, ada yang hanya dikenal di procedure tempat variabel tersebut dibuat. Ruang lingkup paling dalam 


adalah lingkup procedure dengan perintah Dim, Private atau Static maka variabel 
tersebut mempunyai ruang lingkup procedure, contoh : 
 Private Sub CmdTambah_Click() 
           Dim Nama as String 
           Dim Alamat as String * 30 
            Static No as Integer 
          End Sub 






Rabu, 08 April 2015

SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA DAN MASALAH DEMOKRASI SERTA WAWASAN NUSANTARA GEOPOLITIK INDONESIA

Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang mengutamakan musyawarah mufakat tanpa oposisi [1] dalam doktrin Manipol USDEK disebut pula sebagaidemokrasi terpimpin merupakan demokrasi yang berada dibawah komando Pemimpin Besar Revolusi kemudian dalam doktrin repelita yang berada dibawah pimpinan komando Bapak Pembangunan arah rencana pembangunan daripada suara terbanyak dalam setiap usaha pemecahan masalah atau pengambilankeputusan, terutama dalam lembaga-lembaga negara.[2]
Prinsip dalam demokrasi Pancasila sedikit berbeda dengan prinsip demokrasi secara universal[3]. Ciri demokrasi Pancasila[3]:
  • pemerintah dijalankan berdasarkan konstitusi
  • adanya pemilu secara berkesinambungan
  • adanya peran-peran kelompok kepentingan
  • adanya penghargaan atas HAM serta perlindungan hak minoritas.
  • demokrasi Pancasila merupakan kompetisi berbagai ide dan cara untuk menyelesaikan masalah.
  • ide-ide yang paling baik akan diterima, bukan berdasarkan suara terbanyak.
Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi konstitusional dengan mekanisme kedaulatan rakyat dalam penyelenggaraan negara dan penyelengaraan pemerintahan berdasarkan konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945[4]. Sebagai demokrasi pancasila terikat dengan UUD 1945 dan pelaksanaannya harus sesuai dengan UUD 1945
Sistem pemerintahan adalah sistem yang dimiliki suatu negara dalam mengatur pemerintahannya.
Sesuai dengan kondisi negara masing-masing, sistem ini dibedakan menjadi:
  1. Presidensial
  2. Parlementer
  3. Semipresidensial
  4. Komunis
  5. Demokrasi liberal
  6. liberal
Sistem pemerintahan mempunyai sistem dan tujuan untuk menjaga suatu kestabilan negara itu. Namun di beberapa negara sering terjadi tindakan separatisme karena sistem pemerintahan yang dianggap memberatkan rakyat ataupun merugikan rakyat. Sistem pemerintahan mempunyai fondasi yang kuat dimana tidak bisa diubah dan menjadi statis. Jika suatu pemerintahan mempunya sistem pemerintahan yang statis, absolut maka hal itu akan berlangsung selama-lamanya hingga adanya desakan kaum minoritas untuk memprotes hal tersebut.
Secara luas berarti sistem pemerintahan itu menjaga kestabilan masyarakat, menjaga tingkah laku kaum mayoritas maupun minoritas, menjaga fondasi pemerintahan, menjaga kekuatan politik, pertahanan, ekonomi, keamanan sehingga menjadi sistem pemerintahan yang kontinu dan demokrasi dimana seharusnya masyarakat bisa ikut turut andil dalam pembangunan sistem pemerintahan tersebut.Hingga saat ini hanya sedikit negara yang bisa mempraktikkan sistem pemerintahan itu secara menyeluruh.
Secara sempit,Sistem pemerintahan hanya sebagai sarana kelompok untuk menjalankan roda pemerintahan guna menjaga kestabilan negara dalam waktu relatif lama dan mencegah adanya perilaku reaksioner maupun radikal dari rakyatnya itu sendiri.
Permasalahan-permasalahan yang terjadi di dalam demokrasi di Indonesia diantaranya adalah:
1.    Buruknya Kinerja Lembaga Perwakilan dan Partai politik
Lembaga perwakilan merupakan suatu kekuatan dalam demokrasi. Dikatakan sebagai kekuatan dalam demokrasi karena lembaga perwakilan ini menjadi tempat atau wadah yang menampung aspirasi rakyat dan segala curahan hati rakyat. Segenap keinginan rakyat disalurkan melalui lembaga perwakilan rakyat yang dibentuk secara demokratis, yakni melalui jalan pemilu yang diadakan tiap lima tahun sekali.  Melalui naungan partai politik, para wakil rakyat dipilih secara langsung oleh rakyat siapa yang akan menjadi wakil-wakilnya dalam pemerintahan. Wakil-wakil itulah kelak yang akan menyuarakan segala keinginan dari rakyat. Artinya lembaga perwakilan memegang amanat dan mandat langsung dari rakyat. Dibutuhkan lembaga perwakilan untuk menjadikan sistem demokrasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh rakyat. Karena lembaga perwakilan ini merupakan wakil-wakil yang telah di pilih oleh rakyat. Artinya rakyat telah mempercayakan segala hal yang berkaitan tentang kelangsungan hidup rakyat kepada badan perwakilan. Intinya, keberadaan badan perwakilan merupakan karakteristik utama bagi sistem politik yang menganut demokrasi.  Pada saat sekarang ini nampaknya kinerja lembaga perwakilan dan partai politik menjadi persoalan yang sangat berat. Masalah-masalah yang terjadi contohnya adalah :
ü  Para wakil rakyat yan telah terpilih sering lalai dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat
ü  Kurangnya perhatian lembaga perwakilan terhadap rakyat karena di dominasi oleh kepentingan partai mereka
ü  Partai politik dijadikan kekuatan seorang penguasa yang mengatas-namakan rakyat untuk memperoleh kekuasaan
ü  Agenda dan program partai politik belum memenuhi kebutuhan-kebutuhan penting rakyat
Wawasan nasional menurut Prof Wan Usman adalah; cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.Wawasan Nusantara menurut kelompok kerja Lemhamnas 1999, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Landasan dari Wawasan Nusantara itu sendiri secara idiil adalah berasaskan Pancasila, sedangkan secara konstitusional diatur di dalam UUD 1945.
Jadi, Wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tenteng diri dan lingkungannya dalam eksitensinya  yang serba terhubung (interaksi dan interelasi) serta pembangunannya bernegara di tengah-tengah lingkungannya,baik nasional,regional,maupun global.
       Unsur dasar Wawasan Nusantara antara lain:
1.      Wadah
   Wadah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya.
2.      Isi
  Adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945.
3.       Tata laku
              Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari :
§  Tata laku Bathiniah yaitu mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia.
§  Tata laku Lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan, perbuatan, dan perilaku dari bangsa Indonesia.
Kedua tata laku tersebut mencerminkan identitas jati diri atau kepribadian bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan nasional.

SUMBER
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pemerintahan
http://yunifirwinda.blogspot.com/2014/11/wawasan-nusantara-dan-geopolitik.html
http://admnistrasipemdaevafaizatularofah.blogspot.com/2012/05/permasalahan-permasalahan-demokrasi-dan.html

Rabu, 25 Maret 2015

Tugas pendidikan kewarganegaraan

NAMA:  Ayu Yusinta
Npm : 41214898
Kelas : 1DA02

1. Pengertian HAM
 Hak asasi Manusia adalah hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan. HAM berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1

2 Pelanggaran HAM
Kasus pelanggaran HAM ini dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu :
a. Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat, meliputi :

Pembunuhan masal (genisida)Pembunuhan sewenang-wenang atau di luar putusan pengadilanPenyiksaanPenghilangan orang secara paksaPerbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis


b. Kasus pelanggaran HAM yang biasa, meliputi :

PemukulanPenganiayaanPencemaran nama baikMenghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnyaMenghilangkan nyawa orang lain


Sumber
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Hak_asasi_manusia
http://kasusham.blogspot.com/2012/03/kasus-pelanggaran-hak-asasi-manusia-di.html?m=1 :

Senin, 16 Maret 2015

pancasila

Latar Belakang

Didalam persaingan jaman sekarang, kebutuhan tenaga kerja yang profesionalisme yaitu skill atau sebuah kemampuan yang sudah merupakan tuntutan seorang tenaga kerja memiliki skill dan kecerdasan juga emotional yang dapat mendukung di dunia pekerjaan, dan ternyata softskill merupakan peranan penting untuk dunia kerja nanti
TEORI TERBENTUKNYA NEGARA
(teori kenyataan, ketuhanan, perjanjian masyarakat, kekuasaan, teorihukum alam, hukum murni, hukum modern)
Nyatanya, tuhan berjanji pada masyarakat untuk berkuasa pada alam yangmurni dan modern
1. Teori Kenyataan:
Apabila unsur-unsur negara (
wilayah,rakyat, pemerintah yangberdaulat
) terpenuhi, negara
suatu kenyataan.
 2. Teori Ketuhanan:
Timbulnya negara
 kehendakTuhan. Segala sesuatutidak akan terjadi tanpa kehendak-Nya.Friederich Julius Stahl (1802-1861): Negara
 keluarga,
bangsa
 negara."Negara bukan tumbuh disebabkan berkumpulnya kekuatan dari luar,melainkan karena perkembangan dari dalam. la tidak tumbuh disebabkankehendak manusia, melainkan kehendakTuhan."
3. Teori Perjanjian Masyarakat.
sebelum ada negara, manusia hidupsendiri-sendiri dan berpindah-pindah, belum ada masyarakat dan peraturanmengikat,kacau. diungkapkan dalam buku "Leviathan" Ketakutan akankehidupan berciri survival of the fittest menyadarkan manusia akankebutuhannya: negara yang diperintah oleh seorang raja, menghapus rasatakut. Maka, dibuatlah perjanjian masyarakat (con tract social).

Perjanjianantar kelompok manusia yang melahirkan negara dan perjanjian itu sendiridisebut pactum unionis dan terjadi pactum subiectionis, yaitu perjanjianantar kelompok manusia dengan penguasa yang diangkat dalam pactumunionis. lsi pactum subiectionis: pernyataan penyerahan hak-hak alamikepada penguasa dan berjanji akan taat kepadany


Sabtu, 07 Maret 2015

Visual basic

Nama:  Ayu yusinta
Npm. :  41214898

Visual basic
Visual Basic merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan ( IDE ) Visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi microsoft windos dengan menggunakan model pemprograman
Macam macam tools pada visual basic
1. Text Box:  untuk menampilkan text yang bisa diubah oleh pengguna
2. Frame    : untuk mengelompokan kontrol yang di anggap memiliki fungsi sejenis
3. List Box:  untuk memberikan pilihan dalam bentuk daftar
4.command button:  untuk memulai proses tertentu pada saat pengguna melakukan klik
5. Hscroll Bar:  untuk menggeser layar secara horizontal
6. Vscroll Bar:  untuk menggeser layar secara vertical

Properties pada visual basic
Untuk mengatur properti dari setiap objek kontrol,  pada windows semua objek kontrol dapat diatur sesuai dengan program aplikasi

Jumat, 16 Januari 2015

Batch file
     Kumpulan perintah perintah dos yang memiliki extensi

Rem          rem ini batch file tentang MD
Echo         echo   hai semua
Pause       pause
Go to         echo selamat datang
Call
Accounting

Project -> components -> microsoft ADO data control G.o
                                                            Data grid
                                                                   Ok
                                                               Add-ins
                                                                 Visual data manager
Http//
Baak.gunadarma.ac.id
Elearning.gunadarma.ac.id
V-class.gunadarma.ac.id
Studensite.gunadarma.ac.id
Library.gunadarma.ac.id
Sap.gunadarma.ac.id
Seminar.gunadara.ac id
Career.gunadarma.ac.id
Helpdesk.gunadarma.ac.id
Jadwal uas

Selasa 27/01/2015
Pengantar ekonomi 08.30 - 10.00 J16103

Kamis 29/01/2015
Pengantar komputer 1 & prak** 13.00 - 14.30 J1523

Senin 2/02/2015
Pengantar bisnis 13.00 - 14.30 J1403

Sabtu 7/02/2015
Bahasa indonesia 08.00 - 09.00 J1412

Senin 9/02/2015
Bahasa inggris 1 10.30 -12.00 J1602

Selasa 10/02/2015
Algoritma & pemograman 1** 08.30 - 10.00 J5111
Pengantar akuntansi 10.30 - 10.00 J5121

Rabu 11/02/2015
Matematika bisnis 13.00 - 14.30 J5121
Jadwal perkuliahan PTA 2014/2015

Senin
Peng.komputer 1A ( Rahayu )
Metematika bisnis A ( nono )

Selasa
Algoritma & pemograman 1A ( kiki )
Ilmu almiah dasar ( Yasman )
Pengantar akuntansi ( budy )

Rabu
( libur )

Kamis
Pengantar ekonomi ( lista )
Bahasa indonesia 1 ( Sri )
Pendidikan pancasiala ( naser )

Jumat
Peng.komputer 1c ( Nurul )
Peng.komputer 1b ( Nurul )
Bahasa inggris ( putri )

Sabtu
Matematika bisnis B ( helen )
Pengantar bisnis ( Tomy )
Komunikasi bhs inggris ( Lena )
Alika aku pergi

Aku pergi bukan berarti tak setia
Aku pergi demi untuk cita cita
Maaf bila mungkin kita harus terpisah
Relakanlah mungkin ini sudah takdirnya
Ku tak ingin ada benci
Ku tak ingin ada caci
Yang aku ingin kita selalu baik baik saja
Kenangan kita tak kan ku lupa ketika kita masih bersama
Kita pernah menangis kita pernah tertawa pernah bahagia bersama
Semua akan selalu ku ingat
Semua akan selalu membekas
Kita perah bersatu dalam satu cinta
Dan kini kita harus berpisah
Aku pergi


Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namu akan selalu hidup dalam sanu bariku
Semua baktimu akan ku ukir didalam hatiku
Sebagai prasasti terimakasih ku
Tuk pengabdian mu
Engkau bagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jahasa
Bonda prakoso " kita selamanya "

Reff
Bergegaslah kawan sambut masa depan
Tetap berpegang tangan saling berpelukan
Berikan senyuman , sebuah perpisahan tenanglah sahabat kita untuk selamanya
MARS GUNADARMA

Majulah gunadarma
Majulah putra indonesia
Majulah gunadarma
Majulah putra indonesia

Tuntut ilmu bersmangat baja
Tuk mengembantu tugas mulia
Kibarkan panji panji cita
Tonggak membangun negara

Hiduplah gunadarna
Hidup siswa dan pendidiknya
Mengabdi pada negara
Bangsa nan jaya